Kenali Penyebab Kanker Getah Bening dan Siapa Saja yang Berisiko

Kenali Penyebab Kanker Getah Bening dan Siapa Saja

Kenali Penyebab Kanker Getah Bening dan Siapa Saja – Kanker getah bening atau limfoma adalah jenis kanker yang menyerang sistem limfatik, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel darah putih atau limfosit berkembang biak secara slot server thailand super gacor tidak terkendali dan membentuk tumor di kelenjar getah bening. Kanker getah bening dapat mempengaruhi siapa saja, namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab kanker getah bening serta faktor risikonya yang perlu Anda ketahui.

Penyebab Kanker Getah Bening

Secara umum, penyebab pasti kanker getah bening belum sepenuhnya diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan limfoma. Di antaranya adalah faktor genetik, infeksi, serta kondisi sistem kekebalan tubuh yang lemah. Beberapa penyebab utama kanker getah bening adalah sebagai berikut:

1. Mutasi Genetik

Mutasi genetik menjadi salah satu penyebab utama kanker getah bening. Sel-sel dalam tubuh biasanya memiliki mekanisme untuk memperbaiki DNA yang rusak. Namun, ketika mekanisme ini gagal, mutasi dapat terjadi pada sel-sel limfosit yang menyebabkan mereka tumbuh secara abnormal dan membentuk tumor. Gen tertentu yang terlibat dalam proses pembelahan sel, seperti gen TP53 dan BCL-2, dapat berperan dalam perkembangan limfoma.

2. Infeksi Virus dan Bakteri

Infeksi oleh beberapa jenis virus atau bakteri juga dapat meningkatkan risiko kanker getah bening. Salah satu virus yang berhubungan dengan limfoma adalah Virus Epstein-Barr (EBV), yang menyebabkan mononukleosis atau demam kelenjar. Selain itu, infeksi bakteri Helicobacter pylori yang menyebabkan gangguan lambung juga dapat berperan dalam meningkatkan risiko limfoma MALT (Mucosa-associated lymphoid tissue).

Baca Juga : Mengenal Gejala Usus Buntu Kapan Harus ke Dokter

3. Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel tubuh sendiri. Penderita penyakit autoimun seperti lupus dan arthritis reumatoid berisiko lebih tinggi terkena kanker getah bening. Peradangan kronis yang terjadi pada penyakit autoimun dapat merusak jaringan tubuh dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker.

Faktor Risiko Kanker Getah Bening

Selain penyebab yang lebih spesifik, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker getah bening. Beberapa faktor ini meliputi:

1. Usia

Kanker getah bening dapat terjadi pada semua usia, namun jenis kanker ini lebih umum ditemukan pada orang dewasa muda dan lansia. Limfoma Hodgkin biasanya lebih sering terjadi pada orang berusia 15-40 tahun, sedangkan limfoma non-Hodgkin lebih banyak ditemukan pada usia di atas 60 tahun.

2. Jenis Kelamin

Pria cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker getah bening dibandingkan wanita, meskipun perbedaan ini dapat bervariasi tergantung jenis limfoma yang dialami.

3. Riwayat Keluarga

Jika seseorang memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker getah bening, maka risiko terkena penyakit ini akan lebih tinggi. Faktor genetik dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko limfoma.

4. Paparan Zat Karsinogenik

Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia atau radiasi tertentu, seperti bahan kimia dalam pestisida atau radiasi medis, dapat meningkatkan risiko kanker getah bening.

5. Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti mereka yang mengidap HIV/AIDS atau yang menjalani transplantasi organ, berisiko lebih tinggi terkena kanker getah bening.

Kesimpulan

Penyebab kanker getah bening terkait dengan berbagai faktor, mulai dari mutasi genetik hingga infeksi virus dan bakteri. Meskipun penyebab pasti masih belum sepenuhnya dipahami, faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, dan gangguan kekebalan tubuh dapat memengaruhi kemungkinan seseorang mengembangkan kanker getah bening. Menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan melakukan pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi kanker getah bening sejak dini dan meningkatkan peluang kesembuhan.